7 Tips Parenting Pengasuhan Anak di Era Digital

Mendidik anak memang menjadi semakin sulit apalagi di era digital seperti saat ini. Perkembangan dunia digital tak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga gap antara orang tua dan anak. Tidak jarang anak membangkang atau terjadi masalah yang lainnya. Anda bisa melakukan beberapa tips parenting pengasuhan anak di era digital ini.

  1. Tanggung Jawab Penuh

Saat bicara mengenai pola asuh anak, peran seorang ibu menjadi paling penting. Era digital membuat orang tua harus memiliki pandangan yang sama yakni bertanggungjawab atas tubuh, pikiran, jiwa, dan keimanan anak secara keseluruhan. Banyak orang tua muda yang melepaskan anak secara total di tangan orang ketiga. Hal ni akan membuat anak merasa orang tuanya lalai.

  1. Kedekatan

Kedekatan sangat diperlukan untuk menjalin kasih saying antara anak dan orang tua. Hal ini tidak hanya melekat dari kulit ke kulit tetapi di jiwa. Anda tidak hanya sering memeluk si kecil tapi juga harus dekat secara emosional agar anak merasa nyaman dan diperhatikan oleh Anda.

  1. Harus Jelas Tujuan Pengasuhan

Tips parenting ketiga yaitu Anda harus punya tujuan pengasuhan anak. Orang tua harus mulai merumuskan tujuan pengasuhan anak mereka sejak dilahirkan. Anda perlu membuat sebuah kesepakatan atau prioritas apa saja yang akan diberikan kepada anak dan bagaimana cara melakukan pendekatan setiap kali masalah terjadi.

  1. Berbicara Baik-Baik

Orang tua harus belajar berbicara baik-baik dengan anak, tanpa emosi. Tidak boleh membohongi, lupa membahas keunikan anak, dan juga perlu membaca bahasa tubuh, serta dapat mendengar perasaan anak. Sebaiknya Anda melakukan pendekatan dengan bahasa yang baik sehingga anak mau menceritakan keluhannya dengan terbuka.

  1. Mengajarkan Agama

Hidup di era digital bukan berarti semua bergantung pada digital. Anda sebagai orang tua juga tetap harus mengajarkan anak untuk taat terhadap agama. Misalnya juga dengan perbaikan akhlak si kecil. Kewajiban orang tua yang satu ini tidak bisa dihapus meski era digital yang berlaku. Mengajarkan agama tak hanya sebatas kitab, tetapi juga perbuatan baik lainnya.

  1. Persiapkan Anak Masuk Pubertas

Hal yang paling membuat orang tua panik yaitu saat anak memasuki masa pubertas. Sering kali orang tua sulit melakukan pendekatan terhadap anak. Sebenarnya caranya sangat mudah, Anda tinggal memberikan edukasi tambahan yang bisa membukakan mereka pada dunia luar yang akan dihadapinya setelah masa pubertas.

  1. Persiapkan Anak Masuk Era Digital

Sebelum anak mengikuti era digital yang memiliki sisi positif dan negative ini, sebaiknya Anda melakukan persiapan terlebih dulu. Anda bisa menyarankan untuk mengakses situs apa saja dan mengajari anak untuk selektif dalam memilih konten yang akan ditonton maupun dibacanya. Edukasi tentang dunia internet sangat penting untuk kebebasan anak dalam berselancar.

Meskipun arus dunia digital tidak bisa dihindari, setidaknya Anda sudah melakukan hal-hal sebagai persiapkan anak untuk menjadi bijaksana menjadi kaum digital. Tips parenting di atas bisa Anda terapkan kepada anak Anda sejak dini. Sebaiknya tidak terlalu mengekang agar anak juga tidak terkunci dalam sebuah ruang yang membuatnya tidak nyaman.